Jumat, 08 November 2013

Mencintai lingkungan, membebaskan dunia dari Global Warming dengan cara mendaur ulang barang bekas



                Dalam rangka memperingati hari Ulangtahun SMAN 4 Blitar yang pertama kalinya. SMA Negeri 4 Blitar, terus mengembangkan potensi non-akademis dalam bidang bakat dan kesenian. SMA Negeri 4 Blitar, mengadakan acara DiesNatalis hari ke tiga dengan tema “Mencintai lingkungan, membebaskan dunia dari Global Warming dengan cara mendaur ulang barang bekas”. Murid-murid SMAN 4 Blitar, terus memacu kreatifitas yang tinggi untuk mendapatkan ide dalam mendaur ulang barang-barang bekas yang sudah tidak dipakai lagi, bahkan terbengkalai disulap menjadi barang yang cantik dan mempunyai nilai jual tinggi. Sehingga, dapat mengurangi penggunaan barang-barang baru yang mahal, meminimalisasi pengeluaran dan menghasilkan barang baru yang akan dipamerkan pada masyarakat nantinya.

baca selanjutnya..
                Dapat kita lihat keadaan kota Blitar, banyak sampah yang berserakan dan tak terurus. Bahkan masyarakat belum sadar akan kebersihan di Kota Blitar. Mereka masih menjagakan Petugas Kebersihan Kota Blitar. Padahal sampah-sampah itu dapat didaur ulang menjadi barang yang lebih berguna. Oleh sebab itu, murid SMAN 4 Blitar turut prihatin atas keadaan di Kota Blitar. Dan memulai mengubah keadaan dengan menyulap sampah-sampah yang banyak dengan barang yang berguna.
                Selain itu, banyak kita lihat tempat-tempat di kota Blitar yang kurang terjaga kebersihanya dari sampah. Baik itu tempat pertokoan, sekolah, jalan, hingga pariwisata. TPA di kota Blitar pun menjadi tempat yang merugikan bagi masyarakat, karena baunya yang kurang sedap sehingga mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar yang tinggal didekat TPA. Kurang sadarnya masyarakat, dapat dibuktikan dengan masih banyaknya masyarakat yang membuang sampah di sungai. Tapi, masih ada masyarakat Kota Blitar yang perduli dengan lingkungan. Contohnya saja, TPA diubah menjadi taman yang indah. Hal itu membuktikan Kota Bliatr bias berubah menjadi lebih baik.
                Saat ini, murid-murid SMAN 4 Blitar, terus mengembangkan potensi perubahan itu, dan mengenalkan kepada masyarakat bahwa sampah dapat disulap menjadi barang-barang yang berguna. Mulai dari tanggal 30 April 2013, anak SMAN 4 Blitar khususnya kelompok antar kelas menggalang dana untuk persiapan pengolahan barang bekas. Mereka berlomba-lomba untuk mendapatkan hasil terbaik. Karena hasil terbaik akan diberikan suatu penghargaan. Persiapan yang matang, mental yang kuat, dan semangat juang tinggi harus dimiliki setiap individu.
                Pengembangan potensi non akademis seperti ini juga didukung oleh Pemerintah daerah Kota Blitar. Para siswa pun juga antusias dalam lomba karaya membuat kreatifitas dengan menggunakan barang bekas. Mereka menuangkan ide ide-ide yang dimiliki dengan merasuki dalam bidang kerajinan tangan. Ada yang membuat kerajinan dari kresek bekas, kertas, Koran maupun sedotan bekas. Bahkan ada yang menyulap sendok menjadi lampu hias yang sangat bagus. Mereka mengandalkan kreatifitas dan ide-ide cemerlang, untung menghasilkan suatu karya yang indah dan memiliki nilai jual.
                Setelah mereka berekspresi dalam karya-karya mereka, akhirnya merekapun dapat menikmati hasilnya. Begitu indah karya-karya tangan anak SMAN 4 Blitar yang sangat kreatif. Mereka mampu menuangkan ekspresi kreatifitas dalam berbagai karya yang apik dan elok. Potensi ini harus dikembangkan dari tahun ke tahun, agar dapat menciptakan individu yang cerdas, kreatif, berdedikasi tinggi dan mempunyai daya juang tinggi serta memiliki daya saing. Selain itu, SMAN 4 Kota Blitar adalah sekolah baru di Kota Blitar, sehingga kegiatan ini dapat dijadikan sebagai ajang promosi dan penyaluran bakat yang luar biasa kepada masyarakat sekitar, kepada warga Blitar khususnya warga Kota. 

                Gambar yang diambil saat kegiatan lomba pada tanggal 30 April 2013






Tidak ada komentar:

Posting Komentar